Assalamaualikum wr.wb
Saya Nofrizal ingin menceritak sedikit tentang Gunung Guntur. ke Gunung Guntur menjadi pendakian pertama saya di tahun 2019, setelah cukup lama rehat dari kegiatan alam. Sungguh rindu.Dan yang namanya Pendakian, pasti selalu saja ada alasan atau halangan. Entah dari diri kita sendiri atau dari teman seperjalanan.
Tapi, kalau kita tidak mengusahakan atau memperjuangkan kita tidak akan pergi kemana-mana. Pendakian ini dimulai dari pikiran saya yang ingin mendaki sebelum mulai kembali masuk kerja di hari Senin berikutnya.
Setelah ulangan tengah semester (uts). Kami ber 5 berencana untuk mendaki gunung untuk melepas penat sehabis uts.Tanpa perlu berlama-lama teman saya pun meng-iyakan pendakian ke Gunung Guntur bersama saya. Walaupun sempat ragu untuk memutuskan ke Gunung Guntur atau ke salah satu Gunung di wilayah Bandung. Di tambah, teman yang lain pun tidak bisa ikut karena rencana ini terdengar sangat mendadak bagi mereka.
Perjalanan menuju halte BKN (Pool Primajasa), kami memutuskan naik bus Primajasa jurusan cililitan-garut karena setiap saya pergi ke daerah Garut untuk mendaki selalu naik bus Primajasa. Pendakian sebelumnya, Papandayan dan Cikuray pun menggunakan bus Primajasa dari cililitan. Cukup murah dan nyaman, dibanding saya harus ke Terminal Kampung Rambutan.
Kami berangkat dari Pool Primajasa Cililitan menuju Garut jam 09:00 hari selasa 5 maret 2019
Kami tiba di Pom Bensin Tanjung.
Kondisi jalanan sangat sepi, hanya ada alfamart yang buka 24 jam. Kami mampir sebentar.
Tidak lama, ada yang menawarkan kami ojek untuk sampai ke Basecamp Bu Tati.
Kami naik ojek itu dan diantar sampai Basecamp. (lagi-lagi kami tidak melihat ada pendaki lain) Apalagi ini bukan weekend, jadi sepi sekali.
Kami memutuskan untuk tidur dulu di Basecamp Bu Tati. Disana banyak sekali pendopo untuk tidur. Jadi kami bisa beristirahat menunggu pagi. Salah satu penjaga Basecamp mengatakan bahwa mereka juga melihat pendaki lain yang juga hanya berdua (laki-laki). Seperti secercah harapan bagi kami, supaya bisa bertemu 2 pendaki itu dan nanjak bersama (kami gatau jalannya wkwkw ya walaupun jalurnya cukup jelas)
Kami memulai pendakian dari Basecamp Bu Tati menuju Pos 1 (terasa jauh sekali….sungguh) Jalur yang kami lalui adalah jalur batu batu yang dialiri aliran air entah darimana, dengan kiri dan kanan padang ilalang yang tinggi. Kami juga melewati Basecamp Abah Guntur (yg ternyata jauh lebih enak hixxx)Kami sempat melihat ada 2 pendaki lain, tapi sepertinya mereka tidak akan langsung naik ke pos 1 jadi kamilebih dulu dengan mengikuti petunjuk orang orang setempat. Sampai kami menemui alat-alat berat yang terparkir di sebelah kiri jalan dengan jalanan yang sedikit licin karena bercampur dengan pasir. Cuma kami berdua yang pagi itu menyusuri jalan hufff :’)Begini kondisi trek awal kami mendaki di Pagi itu….
Mungkin benar, Gunung itu dekat di mata namun jauh di kaki. Kelihatannya sih dari jauh deket, tapi waktu dijalanin….yasudahlah di nikmati saja.
sesekali melihat ke belakang itu perlu, ternyata sudah lumayanjuga ketinggiannya. Dan terlihat walau tertutup pohon,ada Gunung Cikuraaayyy!
Di perjalanan menuju pos 1, kami bertemu satu orang yang melakukan pendakian sendirian jadi kami berdua bersama-sama menuju pos 1.
Pukul 07:30 di Pos 1
Kami tiba di Pos 1 yang berupa warung, ada pendopo dan ditutupi pohon rindang. Mulai dari Pos 1 ini lah kita akan memasuki hutan yang lebat dengan pepohonan yang tinggi. Kami beristirahat sebentar disana. Cukup lama juga dari Basecamp menuju Pos 1 memakan waktu 1 setengah jam :’) Yah…namanya juga keong. Tidak lama, 2 pendaki yang kami lihat di Basecamp Abah sudah tiba di pos 1. Dan akhirnya kami menanjak bersama. Berlima. Menuju pos 2, kami melewati sungai. Lalu seperti gunung-gunung lainnya, trek nya menanjak terus.
Pukul 09:00 di Pos 2
Kami tiba di Pos 2, yang hanya satu jam dari Pos 1. Kami duduk diatas batu, karena dekat dengan Pos 2 saya mendengar suara aliran sungai yang cukup deras. Sepertinya bisa untuk mengambil air disana untuk diminum.
Dari pos 2 menuju pos 3, menurut saya….ini lah yang paling menantang. Karena kita harus melewati jalur berbatu,batu batu besar yang membuat kita harus memanjat dengan kemiringan 65-75 derajat. Harus hati-hati dalam memilih pegangan. Dan sepertinya, ditrek ini sangat lama hingga tiba di Pos 3 untuk membuka tenda disana.
Pendaki dilarang berkemah di Puncak. Hanya diijinkan di Pos 3 saja.
Pukul 10:45
di Pos 3
Akhirnya tiba waktunya membuka tenda. Kami berdua mendirikan sendiri tenda kami. 1 Pendaki yg kami temui, ternyata merupakan salah satu Volunteer Gunung Guntur, sedangkan 2 Pendaki yang bertemu kami di Pos 1 mendirikan tenda di sebelah tenda kami dan memutuskan untuk melakukan pendakian bersama kami. Jadi kami berempat deh..yeeay!
Singkat cerita, sore sore itu saya, teman saya, dan 2 pendaki yang saya temui dijalan diajak oleh AA Egi (namanya) untuk sedikit jalan jalan ke atas melihat pemandangan.
Dari sini juga masih terlihat, Gunung Cikuray dengan bentuk segitinya nya di sebelah kanan dari foto ini.
Gunung Papandayan, di sebelahnya Gunung Cikuray. Bahkan Gunung Ciremai, yang sedang tertutup kabut.
Guys….disini masih ada sinyal :’) Dari Basecamp- Pos 1 yang hutan sekalipun – Pos 3 juga masih ada sinyal. Asiqqqq bisa Live di instagram!
Dan karena menurut banyak pemberitaan bahwa di Guntur sering terjadi pencurian, akhirnya 2 teman kami bergantian untuk menjaga tenda. Huff baik ya mereka :’)
Pukul 03:30
Kami memutuskan untuk menuju Puncak 1 Gunung Guntur. Dengan kemiringan yang mirip mirip Gunung Semeru (pantes aja dibilang miniatur Semeru) Maju satu langkah, eeeh kepeleset nya 3 langkah. Itu sih saya -_- Jalurnya miring, lalu berpasir hitam dan batu batu kecil. Agak ngos-ngosan juga sih kalo nanjak subuh-subuh, kaya engap gitu. Wkwkwk aduh yaampun :’)
Pukul 06:00
Kami tiba di Puncak 1. Aduhaiiii…..cantiknya si Gunung Guntur! Disapa oleh hangat nya mentari, aduh :’)
Pukul 09:00
Kami kembali ke pos 3, ini yang disebut sosorodotan guys :’)
Jalan turunnya emang lebih cepet, tapi mau nggak mau saya mah kudu sosorodotan :’)
Setelah itu,
Pukul 12:30 kami memutuskan untuk turun sampai ke Basecamp Abah.
Pukul 15:30
Kami tiba di Basecamp Abah, disambut dengan hujan.

