Ciremai via palutungan

Haloo sobat jejak selamat datang kembalin diblog Jejak Kaki, kali ini gua mau sedikit berbagi cerita tentang pendakian gua ke gunung ciremai. Jadi sebelum gua naik ke gunung ciremai gua udah sedikit-sedikit cari info sama tanya-tanya temen gua yang udah pernah naik kesana.

Akhirnya setelah mencari info dari berbagai sumber gua memutuskan untuk naik melalui jalur via palutungan dan pendakian kali ini gua ditemenin sama dua temen gua yaitu Dwiki dan Ali. Setelah berunding memutuskan tanggal akhirnya kami bertiga memutuskan untuk berangat tanggal 22 desember.

Kami naik bus dari terminal kampung rambutan, dari sini kami naik bus jurusan kuningan.Tetapi, pada saat tiba diterminal kami kehabisan bus yang menuju kekuningan alhasil kami bertiga harus menunggu bus selanjutnya yang menuju kuningan, tetapi bus yang menuju kekuningan baru ada jam 5 pagi sementara saat kami datang baru jam 11 malam, dengan terpaksa kami harus tidur diterminal sambil menunggu busnya datang.

Setelah lama menunggu akhirnya bus yang sudah kami tunggu-tunggu kedatangannya menunjukan wujudnya juga…hehehe, ga pake lama kami langsung masuk ke bus dan membayar tiket sebesar 90rb jauh dari harga tiket yang diberitahu teman saya yang sudah pernah ke gunung ciremai. Perjalanan dari Terminal kampung rambutan menuju kuningan normalnya hanya membutuhkan sekitar 6 jam tergantung supirnya juga sih. Sial lagi perjalanan kami bertiga harus terhambat oleh kemacetan yang membuat kami tiba di kuningan jam 2 siang…WOW sungguh nikmat perjalan ini…, oh iya kalo kalian mau naik ke gunung ciremai via palutungan kalian bilang aja sama kenek busnya minta turunin di pertigaan cirendang (Kalo ga salah ya itu nama tempatnya).

Lalu dari situ kalian bisa menyewa angkutan umum, untuk harganya sih pinter-pinter kalian nawarnya aja. Dari pertigaan cirendang ke basecamp palutungan sekitas 30 menitan. Setelah sampe ga pake lama kami langsung bersih-bersih badan karna semalaman tidur ngemper diterminal terus makan abis itu bayar simaksi (Untuk simaksinya harganya waktu itu sekitar 50rb itu sudah dapat sertifikat dan makan saat kalian turun).

            Kami memulai perjalanan sekitar jam 4, target kami adalah pos 6 atau biasa disebut pasanggrahan. Di perjalanan kami sudah merasakan hawa-hawa bahwa akan segera hujan  dan benar saja tidak lama kami berjalan hujan sudah turun deras. Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 sekitar 2 jam .

            Di pos 1 kami tiba sekitar jam 5, disini kami tidak ingin berlama-lama tapi apa daya saat ingin melanjutkan perjalanan malah turun hujan lagi dan jas hujan yang kami pakai tadi pun tetap membuat baju basah jadi dari tadi sia-sia saja kami memaki jas hujan..HUFT LAH.. baju sudah basah ditambah ada angin yang semeliwir gitu lagi makan jadi dah ini badan kami bertiga menggigil (FYI di pos 1 ini ada warung dan Sumber air terakhir di jalur palutungan ada dipos 1).

            Lama kami menunggu hujan akhirnya berhenti juga dan perjalanan kami lanjutkan sekitar jam 7 malam, untung aja saat itu ada banyak pendaki yang naik jadi aga mengurangi ketegangan kami di jalur. Karna terhambat oleh hujan tujuan pertama kami yang akan mendirikan tenda di pos 6 kami batalkan karna melihat kondisi yang tidak memungkinkan karna pasti jalur yang licin dan juga sudah malam, Akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan tenda dipos 3. Ada kejadian lucu saat menuju pos 3, dijalur pendakian kami tidak melihat bacaan atau tanda pos 2 sama sekali disitu pikiran gua udah kemana takut kalo bakal disasarin….hehehe. Eh tapi pas mendengar suara keramaian hati ini sudah merasa lega karna apa yang dipikirkan tidak terjadi. Tapi saat melihat nama pos yang berada diatas pohon menandakan ini pos 3.. terus dimana pos 2? Perasaan belom lewat pos 2 tapi udah sampe pos 3 aja …hahaha.

Yaudah deh ga usah dipikirin yang penting sampe pos 3 hahaha, ga pake lama kami bertiga langsung cari lapak buat diriin tenda terus pas tenda udah berdiri dengan kokoh kami ganti baju dulu karna udah basah saat tadi kehujanan. Udah selesai semuanya baru deh mulai masak abis itu tidur karna udah kecapean banget sambil ngumpulin tenaga buat summit besok. Besoknya kami memulai summit sekitar jam 8 kalo tidak salah.

Setelah baca doa dan menyatukan semangat kami kembali memulai perjalanan menuju puncak gunung ciremai. Karna jalan yang licin akibat hujan semalam kami harus berhati-hati agar kaki kami tidak terkilir atau kepleset.

Dan akhirnya setelah perjuangan yang cukup bisa dibilang aga menguras tenaga dan sempet ragu karna pas dipertemuan jalur palutungan sama apuy lagi-lagi hujan kembali turun. Tapi beruntung hujan tidak terlalu lama dan kami bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak bersama pendaki-pendaki lain…DAN AKHIRNYA……

Akhirnya kami bisa berdiri dipuncak Jawa Barat yaitu puncak ciremai, sungguh ini perjalanan yang sangat menguras tenaga tapi terbayar saat sampai di puncak gunung ciremai. Tidak pakai lama kami langsung mengabadikan moment ini dengan berfoto sambil memegang papan yang bertuliskan “PUNCAK CIREMAI 3.078 MDPL” WOWWWW sungguh perjalanan yang banyak memberikan gua pelajaran bagaimana arti pantang menyerah.

Tidak lama kami langsung turun menuju kembali ke pos 3, setelah tiba karna badan sudah sangat lelah akhirnya kami memutuskan untuk bermalam semalam lagi disini agar mengembalikan dulu stamina.

Okee sobat jejak gimana cerita gua digunung ciremai serukan? Hahaha. Jadi sobat jejak terus pantau blog kita karna akan ada banyak cerita-cerita kita yang mungkin bisa jadi referensi kalian buat naik ke suatu gunung….JEJAK KAKI.. BIARKAN KAKI INI MEMBAWA MU.

Tinggalkan komentar